Pernahkah anda mengalami blank pada saat menulis konten? Buka laptop, scroll, scroll sampai berjam-jam tapi belum nulis apa-apa. Atau tulis publish tulish publish tapi ga menghasilkan apapun. Yah, bukan cuma anda yang pernah mengalami hal itu. Apalagi yang ditulis adalah konten copywiriting. Tentu membutuhkan teknik dalam penulisannya. Misalnya jago copywriting menggunakan formula AIDA berikut ini

Formula AIDA, Pentingkah?

Setelah anda membaca dan memahami formula AIDA ini, anda akan mengerti betapa pentingnya formula AIDA ini untuk bisnis anda. Teknik ini dapat membantu anda menyihir si pembaca untuk membeli apa yang anda tawarkan.

Formula AIDA Dalam Copywriting

Formula AIDA, bukan nama orang ya. Tapi AIDA ini adalah singkatan dari

  • Attention
  • Interest
  • Desire
  • Action

Jika anda melakukan teknik formula AIDA dalam pembuatan copywriting, saya yakin konten anda akan mampu menarik perhatian si pembaca dan akhirnya memutuskan untuk membeli produk Anda. Jika anda mematuhinya, Ingat!

Dan bukan cuma untuk copywriting saja, tapi formula AIDA ini juga dapat digunakan untuk menulis konten apapun. Jadi sangat rugi apabila anda tidak membaca dan memahami formula AIDA berikut ini

1. Attention

Attention atau perhatian yaitu bagaimana cara kita agar bisa menarik perhatian si pembaca. Nah pertanyaannya, bagaimana cara agar kita bisa menarik perhatian pembaca?

Ada 3 hal yang harus anda perhatikan, yaitu Judul, Gambar, dan kalimat-kalimat pembuka.

Ketiga bagian itulah yang harus anda perhatikan agar perhataian pengunjung beralih kepada konten yang anda bagikan tersebut.

Agar bisa mencuri perhatian mereka menggunakan 3 elemen tersebut, lakukan tips-tips berikut ini

  • Berikan apa yang buyer persona anda pedulikan terkait bisnis anda
  • Sajikan solusi dari permasalahan utama dari buyer persona anda
  • Buat mereka merasa “wah dia mengerti sekali“

Beberapa orang salah dalam menarik perhatian si pembaca, contohnya seperti ini, “aman, tanpa efek samping”, atau “murah”. Jangan sampai anda menggunakan kata-kata seperti itu. Mungkin kata-kata seperti itu terlihat masuk akal. Tapi keduanya bukan inti dari permasalahan mereka, jadi kata-kata seperti itu tidak mampu menarik perhatian.

Contoh kalimat yang benar seperti ini

  • “Tidak punya waktu dan energi untuk olahraga? Sekarang anda juga bisa menurunkan berat badan tanpa perlu merasa lelah di tempat kerja”
  • “Kembalikan tubuh langsing anda seperti dulu lagi”

Baca juga : 3 Langkah Menulis Iklan Yang Menjual

Interest

Setelah anda berhasil menangkap perhatian mereka, waktu sekarang untuk membuat mereka tertarik dan terus melanjutkan membaca konten anda hingga akhirnya tertarik dengan anda. Buatlah mereka sadar dengan permasalahan yang mereka alami.

Nah untuk memancing interest mereka, sediakanlah :

  • Informasi/fakta
  • Statistik
  • Studi kasus
  • Kondisi idealnya
  • Alasan

Kelima hal di atas sebaiknya anda pergunakan, tapi jika kelima hal di atas tidak mungkin atau tidak dibutuhkan dalam penulisan anda. Tidak apa-apa, anda tidak perlu menggunakan semuanya.

Misalnya seperti ini:

“Dengan menggunakan Produk (merek), anda akan:

  • Tampil percaya diri di luar ruangan
  • Tidak perlu touch up lagi, karena make up anda akan tahan seharian
  • Pacar akan semakin cinta

Desire

Di tahap desire ini, adalah tentang bagaimana cara anda menghipnotis pembaca agar mereka sangat sangat ingin membeli produk/ layanan anda. Desire hampir sama dengan interest, namun di sini kita akan lebih bermain di logika dan emosi.

Caranya?

1. Menyebutkan benefits atau manfaat

Hati-hati karena ada banyak orang yang keliru dengan hal ini. Mereka hanya terus-terusan membahas fitur dari produk/layanan yang mereka tawarkan, sehingga mereka lupa memberitahukan apa saja manfaat yang dapat diterima dengan menggunakan produk/layanan tersebut.

Memang benar, di dalam penjualan produk tentu wajib memiliki fitur, tapi usahakan anda menyampaikan fitur diselingi dengan manfaat yang mereka akan terima jika memiliki produk/layanan tersebut.

2. Memancing emosi negatif dan memberikan solusi

Mereka yang membaca konten anda dari awal adalah orang yang memiliki permasalahan spesifik. Mereka adalah orang-orang yang frustasi karena masalah yang mereka alami.

Sekarang waktunya anda mengorek emosi mereka dengan memanfaatakan emosi mereka. Misalnya dengan kalimat seperti ini

Wajah anda sangat berharga jika tidak dirawat..Kecantikan yang memudar karena adanya jerawat sering memebuat kita tampil tidak percaya diri. Kulit anda butuh nutrisi, misalnya menggunakan masker alami seperti masker tomat. Tapi pengaplikasiannya yang ribet, kadang membuat kita malas menggunakannya.

Untuk itu kami memberikan solusi dari permasalahan anda dengan menawarkan masker (nama produk) yang mengandung tomat 100% alami. Gunakan masker (nama produk) sebelum tidur agar wajah anda tetap mulus dan glowing bercahaya.

Action

Tahapan yang sederhana tapi penting yaitu mengajak mereka untuk mengambil tindakan membeli produk/layanan anda. Bagian ini juga sering disebut dengan istilah call to action (CTA)

Sesuai dengan istilahnya call to action tentu berhubungan dengan kontak yang bisa dihubungi untuk membeli produk. Cantumkan tombol, nomor telepon, atau alamat email.

Dan disertai harga.. kalau anda menjual sesuatu.

Oke, Anda sudah tau bukan bagaimana cara agar jago copywriting dengan menerapkan formula AIDA. Sekarang waktunya take action!