SEO untuk toko online atau yang biasa dikatakan ecommerce akan jauh lebih sulit dibandingkan SEO website berupa blog. Itu karena mesin pencari lebih senang dengan website yang memiliki banyak konten, sedangkan toko online hanya berisi halaman-halaman produk tanpa banyak konten lain.

Ya kalau begitu buat saja konten tulisan di setiap halaman.

Tidak begitu juga. Karena selain konten, ada banyak hal lagi yang bisa Anda lakukan untuk website ecommerce.

Untuk itu mari perhatikan 16 langkah untuk meningkatkan traffic toko online berikut ini.

SEO Toko Online

Bukan cuma untuk toko online saja, tapi untuk semua website yang menjual produk/layanan.

Sebenarnya SEO toko online dengan SEO blog adalah sama, namun situs ecommerce membutuhkan perhatian yang elbih tinggi dikarenakan strukturnya yang rumit. Dan panduan SEO untuk blog tidak bisa digunakan untuk mengoptimasi toko online.

1. Sertakan Review dari Pembeli

Adanya review di halaman produk akan membantu peningkatan traffic sebuah website dan memperkaya halaman anda dengan keyword. Untungnya, konten review bisa didapatkan secara otomatis. Kalau Anda melakukannya dengan tepat, review berbintang akan muncul di pencarian Google. Sayangnya, banyak orang yang malas meninggalkan review, untuk itu Anda harus tau tips meningkatkan review berikut ini:

  • Minta review melalui halaman produk
  • Berikan insenti kepada orang yang memberi review, misalnya berupa kupon diskon
  • Kirimkan E-mail.

2. Gunakan Keyword dengan Commercial Intent pada Judul Halaman

Judul merupakan salah satu aspek yang sangat penting dan memiliki efek yang paling tinggi untuk sebuah ranking. Berhubung toko online tidak memiliki banyak konten, jadi peran judul makin penting dalam sebuah website binsis.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk mengoptimasi judul yaitu melakukan riset kata kunci di Google Keyword Planner. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan kata yang tingkat pencariannya tinggi.

Tapi jangan hanya berdasarkan volume pencarian, tapi sebaiknya pilih juga yang memiliki commercial intent agar traffic yang kita dapatkan tepat sasaran.

3. Berikan Panduan Bagi Calon Pembeli

Seperti yang saya katakan tadi Google lebih suka dengan website yang memiliki banyak konten. Sedangkan website toko online hanyalah berupa halaman-halaman produk/layanan. Nah di sinilah Anda bisa membuat sebuah konten berupa halaman pedoman pembeli. Halaman ini berupa panduan bagi calon pembeli dalam memilih suatu produk yang ada di website Anda.

Buatlah pedoman pemebeli yang berkualitas yang mampu menyumbangkan bantuan yang luar biasa terhadap SEO dari website Anda. Selain SEO, halaman pedoman pembeli harus ada di toko online Anda karena dapat mempengaruhi penjualan Anda. Misalnya bisa membantu pengunjung menentukan pilihan, meningkatkan kepercayaan calon pembeli kepada Anda, dan meningkatkan konversi penjualan

4. Berikan Deskripsi Produk

Banyak orang yang melakukan kesalahan terbesar dalam tahap ini. Mereka membuat deskripsi produk yang terlalu singkat, copy paste dan menulisnya dengan gaya bahasa yang kaku. Mereka malas membuat deskripsi sehingga mereka hanya menyalin dari website resminya. Untuk menulis deskripsi yang baik usahakan Anda memberikan spesifikasi produk dengan lengkap, dan meyertakan keunggulan serta kekurangan dari produk Anda.

5. Optimasi Struktur URL dan Navigasi Website

Toko Online adalah website yang memiliki struktur yang rumit. Tidak seperti website berupa blog atau berita, Google akan lebih mudah untuk menerka seperti apa strukturnya, berbeda dengan toko online.Jelas Kita sudah jelas bahwa struktur website yang tidak baik akan dianggap tidak penting oleh mesin pencari bahkan tidak dapat terindeks.

Oleh karena itu Anda harus membangun struktur website dengan cara memasang internal link di setiap konten yang anda buat menuju halaman yang relevan. Jangan hanya mengandalkan link yang otomatis.

6. Gunakan Breadcrumb

Breadcrumb adalah salah satu bagian yang penting dalam toko online. Dengan adanya breadcrumb dalam website toko online Anda, navigasi pengunjung akan jauh lebih mudah serta dapat memberitahu struktur hirarki website kepada search engine.

7. Perbaiki Permasalahan Halaman Duplikat

Mungkin Anda tidak sengaja membuat halaman yang duplikat dalam toko online Anda. Halaman duplikat bisa saja ada karena :

  • Anda tidak menggunakan canonical sehingga URL yang diakhiri dengan query dianggap halaman yang berbeda.
  • Penggunaan deskripsi yang sama pada produk yang sejenis. Misalnya celana dengan warna yang sama tapi beda ukuran.
  • Menyalin deskripsi produk dari website resmi.

Dengan adanya halaman yang duplikat, website Anda akan dicab sebagai website yang memiliki “thin content” oleh Google. Di mana kondisi seperti itu akan menyebabkan website Anda akan terkena penalty

8. Solusi Produk yang Sudah Sold Out

Ketika pengunjung mengklik produk yang sudah habis terjual, maka dia akan dibawa kepada halaman error 404 (not found). Kondisi seperti itu akan membuat pengunjung langsung pergi. Untuk itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara menangani produk yang sudah habis atau tidak dijual lagi.

Produk yang sudah Habis dan Akan dijual Kembali

  • Anda jangan menghapus halamannya
  • Selipkan info bahwa produk tersebut sedang habis
  • Tawarkan produk lain yang sejenis

Untuk Produk yang sudah tidak dijual lagi

  • Redirect 301 ke produk baru
  • Redirect ke halaman kategori
  • Hapus halaman dan beritahukan ke Google Webmaster Tools (tidak direkomendasikan)
  • Gunakan URL-nya untuk menjual produk lain yang sejenis
  • Biarkan dan berikan pemberitahuan bahwa produk sudah tidak dijual

Itulah 8 langkah untuk meningkatkan traffic toko online yang bisa Anda lakukan. Pastikan Anda melakukan semua langkah-langkah di atas agar website toko online Anda berjalan dengan lancar. Jika ada tambahan silahkan isi di kolom komentar di bawah ini